F1 - Menurut Honda,

Menurut Honda, Mesin Buatannya Sudah Hampir Setara dengan Renault, Ferrari dan Mercedes

Menurut Honda, Mesin Buatannya Sudah Hampir Setara dengan Renault, Ferrari dan Mercedes

Sebelum ini pihak McLaren akhirnya memutuskan untuk berhenti berkolaboirasi dengan Honda karena merasa mesin yang diproduksi pabrikan asal negara Jepang tersebut tidak kompetitif dan kalah dengan mesin-mesin buatan produsen lainnya. Oleh karenanya, ada kabar bahwa mulai tahun depan, McLaren akan menggunakan mesin Renault.

Namun baru-baru ini menurut Project Leader dari Honda, Yusuke Hasegawa, mengatakan bahwa sekarang mesin buatan pabriknya sudah sangat mendekati performa dan kualitas yang dimiliki mesin buatan Renault.

“Dari awal musim ini, kita telah berhasil menyempurnakan power unit dalam mesin yang mana tidak hanya dapat menambah sisi performanya saja, melainkan juga memberikan tambahan kekuatan untuk reliabilitas mesinnya.

Sejak kita memperkenalkan mesin dengan spesifikasi 3.5, menurut saya tingkat performa mesin kita sudah sangat mendekati milik Renault. Saya tidak dapat mengatakan bahwa (mesin kita) lebih bagus dari Renault, akan tetapi reliabilitasnya lebih baik,” jelas Hasegawa.

Bahkan Hasegawa juga mengiyakan pernyataan bahwa mesin Honda sekarang ini sudah sangat kompetitif, bahkan mampu bersaing dengan mesin keluaran Mercedes, Ferrari ataupun Renault.

“Ya, saya pikir begitu (sudah sangat kompetitif). Kita sudah sedemikian dekatnya (dengan mesin kompetitor), bahkan jaraknya sudah sangat tipis dibandingkan dengan tahun lalu,” lanjutnya.

“Sekarang ini, kita tidak memiliki keraguan (untuk mesin yang diproduksi Honda). Kita telah memilih konsep yang mirip dengan yang digunakan oleh Renault, Ferrari dan Mercedes. Tidak ada alasan kita tidak dapat mencapai tingkat performa seperti mesin mereka (para kompetitor).

Di sisi lain, Hasegawa juga menceritakan bahwa dia merasa malu setelah pembalap dari McLaren-Honda, Fernando Alonso, harus menerima hukuman penalti pada hari Sabtu pekan lalu ketika bertanding di Jepang. Hasegawa juga mengatakan bahwa ada kebocoran hidraulik pada mesin yang digunakan dalam kendaraan Alonso. Akan tetapi Hasegawa mengatakan bahwa hal tersebut bukan suatu masalah besar.

“Kita memiliki masalah yang mana terdeteksi sejak hari Jumat (pekan kemarin), tapi hal itu bukanlah masalah yang cukup fundamental. Tim telah berkonsentrasi penuh untuk menyempurnakan mesin dan menambal setiap masalah yang muncul,” kata Hasegawa.

-DA-

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *